CARA MUDAH MENULIS CERPEN

Hai sobat kedai kata, pasti kalian sering dengar yang namanya cerpen kan? tentu itu bukanlah sesuatu yang asing buat kalian. Di sekolah, saat mengikuti pelajaran bahasa Indonesia, pastinya kalian penah mendapatkan pelajaran tentang cerpen tentunya. 

Nah, ada gak diantara kalian yang pingin banget bisa nulis cerpen, tapi merasa gak bisa. Gak tahu haru mulai dari mana. Apa yang harus ditulis pertama kali dan sederet alasan yang muncul dikepala kita, yang itu membuat kita merasa tidak bisa, tidak mampu, tidak, tidak dan akhirnya membuat kita tidak menulis sama sekali. Kali ini, admin kedai kata akah kasih tips buat kalian yang pingin nulis cerpen tapi masih bingung harus mulai dari mana. Oke deh, langsung aja simak tentunya praktekin tips ini ya.

1. Cari Tema
Hal pertama yang perlu kalian lakukan sebelum menulis cerpen ada mencari tema. Saat kalian lagi nyari ide buat nulis cerpen, pertama kali pikirkanlah terlebih dahulu temanya. Mau bikin cerpen dengan tema apa? kalau sudah dapat, selanjutnya pikirkan hal-hal yang berhubungan dengan tema itu. Contohnya, kalau kalian mau nulis cerpen dengan tema Cinta Pada Pandangan Pertama. Lalu cobalah tulis hal-hal yang berhubungan dengan cinta pada pandangan pertama.

Misalnya, tatapan mata, wangi parfum, kaca mata, warna baju, sekolah dll. Bisa juga kalian tambahkan potongan adegan. Misalnya, 'tatapan mata yang indah di kantin sekolah'. Detail itu bisa membantu merumuskan cerita, menentukan suasana tulisanmu dan juga menciptakan karakter/protagonis. Setelah ada detail - detail itu, cari tahu apa yang diinginkan karekter utama atau protagonis dalam cerpen kalian.

2. Buat Karakter Utama/Protagonis
Menurut Kurt Vonnegut, protagonismu haruslah menginginkan sesuatu meski hanya segelas air. Lebih bagus lagi jika kalian bisa menghubungkan keinginan protagonismu dengan tema dan setting, sehingga terjalin kaitan yang kuat. Dengan mengetahui keinginan karekter utama, kalian bisa meramu konflik yang dasyat untuk cerpen kamu.

Nah, jika kalian sudah tahu apa keinginan karakter utama cerpen kamu, lengkapi identiitasnya mulai dari latar belakang, pekerjaan, hobi, tempat tinggal, dsb. Ada empat area dari karakter utama yang kamu buat dan ini sangat mungkin mempengaruhi cerita kamu. Pertama, penampilan karakter, pikiran karakter, tindakan karakter dan gaya bicara karakter. Keempat hal tersebut sangat bisa kalian mainkan agar cerita kalian benar - benar hidup.

3. Menciptakan Konflik
Dalam kehidupan nyata, konflik sebisa mungkin dihindari. Tetapi, dalam dunia fiksi konflik itu menjadi suatu keharusan. Harus ada konflik dalam cerpen kita. Dalam cerpen, konflik ini bisa muncul dari adanya perbedaan atau perselisihan antara karakter, atau pertentangan faktor internal karakter dan faktor eksternal karakter tersebut.

Secara sederhana menciptakan konflik sebenarnya tidaklah sulit. Kamu bisa membuat penghalang atau penjegal karakter utama kamu dalam mewujudkan keinginanya. Sebenarnya kita juga sering mengalami hal seperti ini. Saat kita punya keinginan, disitu sudah pasti ada penghalang. Penghalang inilah yang disebut konflik. Tinggal bagaimana kita mendramatisir penghalang atau penjegal itu menjadi suatu konflik yang dasyat.

4. Tentukan Sudut Pandang
Sudut pandang sama dengan pelaku penutur cerita atau yang menceritakan. Siapa yang menceritakan? Yang biasa dikenal ada sudut orang pertama, yang menuturkan cerita lewat si 'aku, saya'. Juga ada sudut pandang orang ketiga, yang menuturkan cerita lewat 'dia, mereka'.

Nah, agar kalian lebih mudah dalam menulis cerpen, ada baiknya kalian menentukan memakai sudut pandang orang pertama atau ketiga ini. Silakahkan kalian pilih yang sesuai dengan cerpen yang akan kalian tulis.

5. Persiapkan Plot Cerita Kamu
Plot adalah alur atau struktur dari sebuah rangkaian cerita yang tersusun secara berkesinambungan. Plot ini memiliki peran sangat penting. Fungsinya adalah untuk menjaga agar cerita kamu tetap pada tempatnya. Tidak lompat sana, lompat sini yang akhirnya membuat pembaca menjadi bingung.

Secara sederhana plot ini dibagi menjadi tiga bagian, bagian awal, tengah dan akhir cerita. Sedangkan secara lebih rinci, plot dibagi menjadi lima bagian. Bagian pengenalan, konflik, klimaks, post-konflik dan penyelesaikan konflik atau ending.

6. Ciptakan Krisis atau Klimaks
Yups, selanjutnya cobalah kalian menciptakan sebuah krisis atau klimaks dalam cerpen kalian. Pada klimaks inilah puncak permasalahan dijabarkan. Klimaks adalah momen yang sangat dinantikan oleh pembaca. Contoh dalan cerita Cinderella, klimaks tiba saat 'sepatu kaca pas di kaki Cinderella'.

7. Buatlah Pembuka Yang Mengesankan
Ini adalah hal yang terakhir. Biasanya, kita akan melanjutkan membaca suatu cerita atau tidak itu tergantung dari paragraf pertama. Jika kalian mampu membuat paragraf pertama ini mengesankan untuk pembaca, sudah bisa dipastikan, cerpen kamu akan dibaca sampai habis. Bahkan, cerpen yang belum kalian tulis pun bisa jadi sudah dinantikan.

Kesimpulanya, paragraf pembuka ini sangat menentukan cerpen kita akan dibaca sampai habis atau dibaca satu kalimat saja setelah itu ditinggalkan. Nah, karena itu kalian harus pandai mengolah bahasa yang memikat diawal paragraf. Kalian bisa membuka cerita kalian dengan sesuatu yang mengejutkan, yang tidak biasa. Misalnya dengan sebuah tindakan, ucapan yang kontroversi atau langsung ke konflik. Jangan biarkan pembaca cerpen kalian kabur karena paragraf pertama tidak memikat hati mereka.

Nah, itu tadi tujuh langkah sederhana menulis cerpen. Setelah cerpen kalian jadi, luangkan lah waktu untuk meneliti tulisan kalian jangan sampai ada tipo atau kesalahan penulisan. Syukur-syukur kalian mau meluangkan waktu untuk mengedit cerpen kalian, itu malah jauh lebih bagus sebelum kalian publikasikan. Semoga tips ini membantu kalian yang ingin menulis cerpen tetapi masih bingung.

Salam

Admin Kedai Kata

0 Response to "CARA MUDAH MENULIS CERPEN"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel